Tuliskan contoh peran aktif Indonesia dalam turut mendamaikan konflik yang terjadi di negara-negara ASEAN​

Tuliskan contoh peran aktif Indonesia dalam turut mendamaikan konflik yang terjadi di negara-negara ASEAN​

Jawaban:

Contoh peran aktif Indonesia dalam mendamaikan konflik yang terjadi di negara-negara ASEAN adalah:

Menjadi penengah pada konflik yang terjadi pada Vietnam dan Kamboja pada tahun 1987

Indonesia menjadi mediator atau pihak ketiga pada perseliihan yang terjadi antara Moro National Liberatian Front dengan pemerintahan Filipina pada tahun 1993

Menjadi mediator pada konflik yang ada pada negara Thailand dan Kamboja dan akhirnya keduanya berdamai pada tahun 2011

Pembentukan Asean Security Community (ASC) pada 2003

Pembahasan

Indonesia adalah salah satu negara yang mengusulkan kepada negara-negara di Asia Tenggara untuk mendirikan ASEAN. Selain itu, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang pertama pun diadakan di Bali, Indonesia. Oleh karena itu, Indonesia sendiri adalah salah satu negara yang paling penting dalam perkembangan ASEAN.

ASEAN sendiri memiliki tujuan yang melingkupi beberapa sektor kenegaraan seperti ekonomi, sosial budaya, pendidikan, politik, dan perdamaian.

Di sektor perdamaian sendiri, berikut adalah beberapa contoh dan penjelasan singkat mengenai peranan Indonesia di ASEAN:

Mengadakan Jakarta Informal Meeting pada tahun 1989 untuk menyelesaikan konfilik antara Kamboja dan Vietnam. Konflik ini pun akhirnya berakhir pada tahun 1989 dan berujung perdamaian bagi kedua belah pihak. Konflik dinyatakan selesai dengan penarikan pasukan Vietnam dari Kamboja.

Menjadi pihak ketiga yang netral dalam krisis Filipina yang disebabkan oleh Moro National Liberation Front. Indonesia menjadi mediator pada tahun 1993 dan berhasil mendamaikan kedua belah pihak pada tahun 1996. Pemerintah Filipina sendiri menilai Indonesia sudah berhasil untuk menjadi pihak ketiga yang netral sehingga bisa mendengarkan apa yang diinginkan dari kedua belah pihak dan memberi titik terang bagi kedua belah pihak.

Mengadakan ASEAN Foreign Minister’s Meeting untuk membahas konflik perbatasan Thailand dan Kamboja. Konflik ini terjadi karena adanya kuil kuno yang berada di perbatasan Thailand dan Kamboja diakui secara satu pihak dan menghasilkan adanya pertentangan dari kedua negara tersebut. Akhirnya Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa menemui Menteri Luar Negeri dari kedua negara untuk mendengar secara langsung kronologis dari peristiwa tersebut. Setelah itu, Marty mengangkat masalah ini ke PBB agar bisa mendapatkan masukan agar bisa mendamaikan kedua belah pihak. Akhirnya pada 14 Februari 2011, Indonesia berhasil mendamaikan Thailand dan Kamboja

Pelajari lebih lanjut

Materi tentang bentuk kerjasama ASEAN di bidang politik

brainly.co.id/tugas/34839660

Materi tentang bentuk kerjasama ASEAN di bidang teknologi

brainly.co.id/tugas/25812326

Materi tentang bentuk kerjasama ASEAN di bidang kebudayaan

brainly.co.id/tugas/34848508

Detail jawaban

Kelas: 8

Mapel: Geografi

Bab: 2 - Interaksi Antarnegara ASEAN

Kode: 8.8.2

#AyoBelajar

[answer.2.content]